Disdukcapil Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Data dengan Satpol PP dan Diskominfo

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanah Bumbu resmi menjalin kerja sama pemanfaatan data kependudukan dengan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, yakni Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP).

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung pada apel pagi di halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Kamis (7/8/2025), disaksikan oleh jajaran pimpinan instansi serta Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Putu Wisnu Wardhana.

Langkah ini menjadi bagian dari implementasi visi pembangunan daerah 2025–2030 yang diarahkan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel. Kolaborasi lintas OPD ini diharapkan memperkuat proses verifikasi dan validasi data dalam berbagai layanan publik, seperti pendataan relawan pemadam kebakaran, penyaluran bantuan sosial, hingga penanganan korban kebakaran.

Kepala Disdukcapil Tanah Bumbu, Gento Hariyadi, menyebut integrasi data antarlembaga telah menunjukkan dampak positif sejak awal diterapkan. Menurutnya, sinergi ini mempercepat proses layanan sekaligus memastikan ketepatan sasaran.

“Hari ini kami meneguhkan kembali komitmen untuk memperluas manfaat kerja sama ini demi pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien,” kata Gento.

Dengan bergabungnya Satpol PP dan Damkar serta Diskominfo SP, total sudah 34 OPD di Tanah Bumbu yang terintegrasi dalam sistem pemanfaatan data kependudukan. Capaian ini mendekati target 40 OPD yang ditetapkan untuk lingkup kabupaten.

Kepala Satpol PP dan Damkar, Syaikul Ansyari, serta Kepala Diskominfo SP, Al Husain Mardani, menyambut baik kolaborasi ini. Mereka menilai pemanfaatan data kependudukan akan memperkuat transformasi digital, meningkatkan akurasi layanan, dan mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.

“Kami optimistis, kerja sama ini akan membantu mendata dan menyalurkan program lebih tepat sasaran,” ujar Syaikul.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pernyataan komitmen untuk terus menjalankan semangat BerAKSI—Akomodatif, Kerja Sistemis, dan Inovatif—dalam membangun pelayanan publik yang cepat, tepat, dan terintegrasi.