Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Terima Penghargaan KSAD atas Dukungan TMMD 2025

Facebook
Twitter
WhatsApp

Jakarta – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menerima penghargaan dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak atas dukungan dan kontribusinya dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-126 Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Paripurna TMMD Tahun 2025 yang digelar di Aula A.H. Nasution, Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas peran aktif Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung program TMMD sebagai upaya percepatan pembangunan desa dan penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dukungan pemerintah daerah dinilai berkontribusi nyata terhadap keberhasilan pelaksanaan program lintas sektoral tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf. Zierda Aulia Salam turut mengharumkan nama daerah dengan meraih prestasi tingkat nasional. Ia berhasil menyabet Juara II Dansatgas Terbaik Kategori B serta Juara III Lomba Karya Jurnalistik TMMD. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Asisten Teritorial KSAD Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen.

Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa penghargaan yang diraih menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan desa. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program TMMD merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, TNI, media, dan masyarakat.

Menurutnya, sinergi lintas sektor tersebut telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Aster KSAD Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen dalam paparannya menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD Tahun 2025 memasuki fase baru dengan cakupan yang lebih luas. Program TMMD akan dilaksanakan dalam empat tahap di 200 Kodim yang tersebar di 15 Kodam di seluruh Indonesia.

Ia menambahkan bahwa pada pelaksanaan TMMD Tahun 2026, kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar manfaat pembangunan desa dapat dirasakan secara lebih merata dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan TMMD sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, hingga masyarakat setempat.