Pemkab Tanah Bumbu Gelar Sidang Pleno Komisi Irigasi Tahun 2025 untuk Ketahanan Pangan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Sidang Pleno I Komisi Irigasi Tahun 2025 di Lotusa Hotel, Simpang Empat, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini fokus pada optimalisasi lahan pertanian dan perikanan melalui peningkatan kinerja jaringan irigasi, sekaligus menjadi forum strategis menyelaraskan arah kebijakan pengelolaan irigasi daerah.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H. Hairuddin, menegaskan sidang pleno penting untuk memperkuat tata kelola irigasi yang berdampak langsung pada produktivitas lahan serta kesejahteraan petani dan pembudidaya ikan. Menurutnya, sistem irigasi yang andal menjadi fondasi utama ketahanan pangan daerah, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan produksi.

Hairuddin menyampaikan bahwa kesamaan pandangan seluruh pemangku kepentingan mengenai kondisi jaringan irigasi menjadi kunci agar perencanaan perbaikan dan pengembangan jaringan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata. Pemerintah daerah juga menekankan sinergi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, lembaga pengelola irigasi, hingga kelompok masyarakat pengguna air, untuk memastikan pengelolaan air berlangsung efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Bupati mengingatkan bahwa keberhasilan sistem irigasi tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik. Pemeliharaan berkelanjutan, penguatan kapasitas kelembagaan, dan ketertiban pola pemanfaatan air sesuai ketentuan menjadi faktor penting agar jaringan irigasi tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang.

Sidang Pleno I Komisi Irigasi Tahun 2025 diharapkan menghasilkan rekomendasi komprehensif terkait evaluasi layanan irigasi, arah kebijakan, dan strategi pengelolaan yang adaptif. Hasilnya akan menjadi pijakan bagi Pemkab Tanah Bumbu dalam mempercepat optimalisasi lahan, meningkatkan produksi pertanian dan perikanan, serta memperkokoh ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.