Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dan Ribuan Jamaah Hadiri Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul di Masjid Agung Al Falah

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) dan Haul Hj Wardatul Wartiah, ibunda H Syamsuddin Andi Arsyad. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Agung Al Falah, Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (1/1/2026), dan berlangsung khidmat dengan diikuti ribuan jamaah dari berbagai wilayah.

Sejak pagi hari, jamaah telah memadati halaman Masjid Agung Al Falah hingga meluber ke ruas jalan di sekitar lokasi. Antusiasme masyarakat mencerminkan kuatnya semangat religius serta kecintaan umat Islam di Tanah Bumbu terhadap peringatan hari besar keagamaan dan haul para ulama. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat Nabi yang menciptakan suasana penuh kekhusyukan.

Kegiatan keagamaan tersebut turut dihadiri keluarga besar Syamsuddin Andi Arsyad, para alim ulama, habaib, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan terjalinnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan serta memperkuat nilai-nilai spiritual di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj dan haul para ulama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat ukhuwah islamiyah serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dan para ulama. Ia berharap kegiatan tersebut terus dilestarikan sebagai sarana memperkokoh iman, persaudaraan, dan harmoni sosial di tengah masyarakat Tanah Bumbu.

Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh penceramah nasional Ustadz Abdul Somad yang disambut antusias jamaah. Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Somad menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan tonggak utama diwajibkannya shalat bagi umat Islam sebagai fondasi kehidupan.

Ia mengingatkan jamaah untuk senantiasa menjaga shalat dalam kondisi apa pun. Menurutnya, kualitas shalat akan berpengaruh langsung terhadap kualitas kehidupan seseorang, baik secara pribadi maupun sosial.

Selain itu, Ustadz Abdul Somad juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua dan menghormati guru. Ia menyebut haul sebagai sarana mengenang jasa para pendahulu, mendoakan kebaikan bagi mereka yang telah wafat, sekaligus menanamkan nilai keteladanan bagi generasi penerus.