DWP Tanah Bumbu Sosialisasikan Pencegahan Kecanduan Smartphone pada Anak

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanah Bumbu menggelar pertemuan rutin yang dirangkai dengan sosialisasi pencegahan kecanduan smartphone pada anak dan remaja di Gedung Sekretariat PKK, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat peran keluarga menghadapi tantangan era digital.

Penasehat I Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, mengapresiasi konsistensi pengurus dan anggota dalam menjalankan program kerja organisasi. Ia menegaskan bahwa sebagai organisasi yang menaungi istri Aparatur Sipil Negara, DWP memiliki posisi strategis dalam mendukung pengabdian ASN sekaligus meningkatkan kualitas diri dan keluarga. Menurutnya, isu kecanduan gawai kini semakin dekat dengan kehidupan rumah tangga sehingga perlu mendapat perhatian serius.

Ketua DWP Tanah Bumbu, Siti Masitah Eryanto Rais, mengatakan perkembangan teknologi digital membawa manfaat besar, namun juga menghadirkan tantangan bagi tumbuh kembang anak. Penggunaan smartphone yang tidak terkontrol, ujarnya, dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, gangguan kesehatan, berkurangnya interaksi sosial, hingga perubahan perilaku. Karena itu, peran orang tua, terutama ibu, menjadi kunci dalam pendampingan, pengawasan, dan pemberian teladan penggunaan teknologi secara bijak.

Ia berharap para anggota mampu mengenali tanda-tanda awal adiksi gadget serta menerapkan pola asuh yang seimbang antara pemanfaatan teknologi dan aktivitas di dunia nyata. Pertemuan rutin tersebut juga diharapkan menjadi ruang diskusi yang produktif dalam merumuskan program-program yang adaptif terhadap kebutuhan keluarga modern.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Yulia Tri Nugrahaini, S.Psi., M.Psi., Psikolog, melalui paparan bertajuk “Deteksi Dini dan Tata Laksana Adiksi Gadget pada Anak dan Remaja”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan sejumlah gejala awal kecanduan, seperti perubahan emosi, menurunnya interaksi sosial, serta gangguan fokus belajar. Ia mendorong orang tua untuk menerapkan pembatasan waktu penggunaan gawai, menyusun aturan bersama anak, serta membangun komunikasi terbuka agar penanganan dapat berjalan efektif.

Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan perannya dalam memperkuat ketahanan keluarga serta mendorong terciptanya generasi yang cerdas dan sehat secara digital.