Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Transformasi Posyandu Melalui Koordinasi Program 2026

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperkuat transformasi Posyandu melalui Pertemuan Koordinasi Program Tim Pembina Posyandu Tahun 2026 yang digelar di Batulicin, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan Posyandu mampu mengimplementasikan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara terintegrasi dan lintas sektor sesuai amanat regulasi.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam sambutan yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Putu Wisnu Wardhana, menegaskan bahwa Posyandu merupakan pilar utama pelayanan dasar masyarakat. Sejak awal keberadaannya, Posyandu menjadi garda terdepan dalam layanan kesehatan ibu, bayi, dan balita sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Ia menyebutkan, peran Posyandu kini semakin luas seiring amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menekankan pendekatan promotif dan preventif berbasis masyarakat. Transformasi Posyandu tidak lagi terbatas pada sektor kesehatan, tetapi juga mencakup enam bidang SPM, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial. Karena itu, Posyandu diharapkan mampu menjadi simpul pelayanan dasar yang terintegrasi dan melibatkan berbagai sektor.

Pertemuan koordinasi tersebut juga menjadi ajang evaluasi pelaksanaan Posyandu enam SPM tahun 2025 sekaligus persiapan menghadapi Lomba Posyandu 2026 tingkat kabupaten dan Provinsi Kalimantan Selatan. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan Posyandu melalui kebijakan, penganggaran, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menambahkan bahwa inovasi serta penguatan sistem pendataan dari desa hingga kabupaten menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Menurutnya, data yang akurat akan menentukan efektivitas kebijakan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Nur Saufiah, yang memaparkan strategi penguatan implementasi Posyandu enam bidang SPM. Ia menekankan pentingnya kesamaan persepsi dan komitmen lintas sektor agar transformasi Posyandu dapat berjalan optimal dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat desa.

Melalui pertemuan koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menargetkan terbangunnya sinergi yang lebih solid dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.