Talkshow Literasi Rumah Pena BerAKSI 2026 Resmi Dibuka untuk Generasi Muda

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati secara resmi membuka Talkshow Literasi Rumah Pena BerAKSI Tahun 2026, Senin (6/4/2026), di Mini Stage Ruang Terbuka Simpang Empat.

Dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah, Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa literasi merupakan pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Ia menyebutkan, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, mengolah, serta mengimplementasikan informasi secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi masyarakat melalui berbagai program. Upaya tersebut dinilai memerlukan sinergi antara pemerintah, komunitas, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat guna membangun ekosistem literasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Penguatan budaya literasi merupakan bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, inovatif, serta adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Yulian Herawati saat membacakan sambutan Bupati.

Ia juga menyoroti peran strategis komunitas literasi seperti Rumah Pena BerAKSI sebagai motor penggerak dalam menumbuhkan minat baca dan budaya menulis di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan talkshow tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga wadah inspirasi yang mampu mendorong lahirnya gagasan konstruktif dan karya yang bermanfaat.

Talkshow ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Zulqarnain dari Radar Banjarmasin dan Ilham Bahari dari Komunitas Pelita, dengan Puja Mandela sebagai moderator. Kegiatan diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah, insan pers, komunitas literasi, pelajar, serta pegiat jurnalistik dari berbagai sekolah di Tanah Bumbu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh semangat baru dalam mengembangkan literasi, khususnya di kalangan generasi muda. Literasi diharapkan menjadi gerakan kolektif yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tanah Bumbu.