Paripurna HUT ke-23, Tanah Bumbu Catat Kinerja Pembangunan Positif

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanah Bumbu dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-23 digelar pada Senin (6/4/2026) di Gedung DPRD setempat. Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus pemaparan arah pembangunan daerah yang difokuskan pada penguatan sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati menyampaikan bahwa arah pembangunan daerah mengacu pada tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2026, yakni akselerasi pertumbuhan ekonomi dan daya saing melalui peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, ketersediaan lapangan kerja, ketahanan pangan, serta pelayanan kesehatan.

Tema tersebut, lanjutnya, sejalan dengan semangat peringatan hari jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu, yaitu mewujudkan sumber daya manusia yang tangguh, ekonomi yang tumbuh, serta kolaborasi dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Yulian Herawati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengoptimalkan seluruh potensi guna mewujudkan pembangunan yang maju, makmur, dan beradab hingga tahun 2029. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan sebagai bagian dari pencapaian visi dan misi pembangunan jangka menengah.

Pada kesempatan itu, pemerintah daerah juga memaparkan capaian kinerja pembangunan yang menunjukkan tren positif. Realisasi kinerja daerah tercatat sebesar 81,20 persen dengan kategori sangat berhasil, sementara Indeks Pembangunan Manusia tahun 2025 mencapai 75,09 atau berada pada kategori tinggi.

Pertumbuhan ekonomi daerah meningkat hingga 5,52 persen pada 2025, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Di sisi lain, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 3,13 persen, didukung kondisi keamanan dan ketertiban yang tetap terkendali.

Di sektor pendidikan dan kesehatan, rata-rata lama sekolah tercatat 8,44 tahun, harapan lama sekolah 12,80 tahun, serta usia harapan hidup mencapai 74,44 tahun. Sementara itu, dari sisi ketahanan pangan, produksi padi gabah kering giling mencapai 58.749 ton dengan produksi beras sebesar 34.760 ton. Pendapatan asli daerah juga tumbuh sebesar 18,59 persen.

Kemajuan desa turut menjadi indikator penting, dengan 110 desa berstatus mandiri, 33 desa maju, dan 9 desa berkembang tanpa adanya desa tertinggal. Capaian tersebut disebut sebagai hasil sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu.