Pemkab Tanah Bumbu Berangkatkan 81 Atlet Pelajar ke POPDA Kalsel 2026

Facebook
Twitter
WhatsApp

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melepas kontingen atlet pelajar yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Banjarmasin. Pelepasan dilakukan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati di Pendopo Kantor Bupati Batulicin, Selasa (12/5/2026).

Sebanyak 81 atlet pelajar akan mewakili Kabupaten Tanah Bumbu pada ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut. Mereka akan bertanding pada cabang olahraga bola basket, sepak takraw, bola voli, dan sepak bola.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tanah Bumbu serta seluruh pengurus cabang olahraga yang telah melakukan pembinaan dan persiapan secara maksimal.

Menurutnya, keberhasilan mencetak atlet berprestasi tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pelatih, pengurus cabang olahraga, sekolah, dan keluarga. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tanah Bumbu, baik di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujar Yulian Herawati membacakan sambutan Bupati.

Ia menegaskan, POPDA bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter pelajar. Para atlet diharapkan mampu menumbuhkan nilai disiplin, sportivitas, kerja keras, tanggung jawab, serta semangat pantang menyerah.

Pada POPDA Kalsel 2026, tema yang diusung adalah “Sportif, Tangguh Raih Prestasi untuk Banua”. Tema tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk tampil maksimal sekaligus menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

Bupati juga berpesan agar para atlet menjaga nama baik daerah dengan menunjukkan kemampuan terbaik, mematuhi arahan pelatih, menghormati official, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.

“Kemenangan memang menjadi harapan bersama, namun yang lebih penting adalah semangat juang, kebersamaan, dan pengalaman berharga sebagai bekal di masa depan,” katanya.

Selain atlet, apresiasi juga diberikan kepada para pelatih, official, guru pendamping, serta orang tua yang telah memberikan dukungan dalam proses pembinaan atlet pelajar menuju POPDA Kalsel 2026.