Ratusan Peserta Meriahkan Pembukaan MTQN ke-5 di Teluk Kepayang

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-5 Tingkat Kecamatan Teluk Kepayang Tahun 2026 resmi dibuka di Desa Tibarau Panjang, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam sekaligus membina lahirnya generasi Qurani yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing.

Pembukaan MTQN dilakukan oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Tanah Bumbu, M. Yamani. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan M. Yamani, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan masyarakat agar semakin dekat dengan Al-Qur’an melalui berbagai kegiatan keagamaan.

Menurutnya, pelaksanaan MTQN tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan semangat membaca, memahami, serta mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, dan berdaya saing,” ujar M. Yamani saat membacakan sambutan Bupati.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan MTQN sebagai wadah menunjukkan kemampuan terbaik dengan penuh keikhlasan, sportivitas, dan semangat ukhuwah Islamiyah. Kepada dewan hakim, Bupati berpesan agar memberikan penilaian secara objektif, profesional, dan penuh tanggung jawab, serta menyampaikan apresiasi kepada panitia atas dedikasi dalam mempersiapkan kegiatan.

“Semoga melalui MTQN tingkat Kecamatan Teluk Kepayang Tahun 2026 akan lahir qari dan qariah, hafiz dan hafizah yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi bahkan nasional. Mari jadikan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Teluk Kepayang, H. Joni Suwarno, melaporkan bahwa MTQN tahun ini diikuti sebanyak 283 peserta dari delapan desa, yakni Desa Tibarau Panjang, Guntung, Darasan Binjai, Tapus, Teluk Kepayang, Hati’if, Mangkalapi, dan Batu Bulan.

Sebanyak 24 cabang perlombaan dipertandingkan dalam MTQN tersebut, meliputi Tilawah dan Qira’at kategori anak, remaja, dan dewasa, serta tartil, mujawwad, dan murattal. Selain itu terdapat cabang Hifzil Qur’an mulai dari kategori 1 juz hingga 30 juz, lomba Kaligrafi atau Khat yang mencakup dekorasi, kontemporer, hiasan mushaf, dan naskah, serta cabang Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Musabaqah Menulis Makalah Al-Qur’an, hafalan hadits, administrasi TPQ, rebana, hingga pawai ta’aruf.

H. Joni Suwarno berharap seluruh rangkaian kegiatan MTQN dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an.

“Kami mengharapkan kegiatan ini berjalan lancar serta membawa berkah dan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mengamalkan kehidupan Qur’ani,” katanya.