Tanah Bumbu – Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-22 tingkat Kecamatan Sungai Loban resmi ditutup oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Camat Sungai Loban, Agus Salim, di Desa Tri Mulya, Rabu (1/7/2026).
Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kompetisi yang berlangsung selama lima hari, sejak 27 Juni hingga 1 Juli 2026, dengan diikuti 15 kafilah dari berbagai desa.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Agus Salim, disampaikan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman, khususnya di era digital.
Menurutnya, kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai keislaman agar generasi muda tidak kehilangan arah dalam memanfaatkan digitalisasi.
“Kita berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki pondasi iman dan akhlak yang kokoh,” ujar Agus Salim.
Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an harus tetap menjadi pedoman hidup sehingga setiap kemajuan yang dicapai tetap berada dalam koridor moral dan etika. Oleh karena itu, MTQ memiliki peran strategis sebagai media syiar Islam sekaligus pembinaan mental spiritual masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, dewan hakim, peserta, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQN ke-22 tingkat Kecamatan Sungai Loban.
Agus Salim turut mengucapkan selamat kepada para peserta yang meraih prestasi dan berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan serta menjadi teladan di masyarakat.
Pada MTQN ke-22 ini, Dewan Hakim menetapkan Desa Batu Meranti sebagai Juara I, disusul Desa Damar Indah sebagai Juara II, dan Desa Sari Mulya sebagai Juara III.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh desa di Kecamatan Sungai Loban untuk terus meningkatkan pembinaan seni baca Al-Qur’an serta memperkuat pemahaman nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.