CFD Perdana Digelar, Tanah Bumbu Hadirkan Ruang Publik untuk Olahraga dan UMKM

Facebook
Twitter
WhatsApp

BATULICIN – Car Free Day (CFD) perdana di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, berlangsung meriah. Ratusan warga memadati Jalan Dharma Praja, kawasan Perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (16/8/2026), untuk mengikuti berbagai kegiatan olahraga, layanan masyarakat, edukasi lingkungan hingga aktivitas ekonomi.

CFD tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejak pagi, kawasan Bundaran Adipura yang ditutup sementara dari kendaraan bermotor mulai dipenuhi masyarakat.

Warga memanfaatkan ruang publik tersebut untuk mengikuti senam bersama, jogging hingga bersepeda. Sejumlah kegiatan lain turut meramaikan suasana, seperti pertunjukan seni, edukasi pemilahan sampah, pasar murah, donor darah dan lapak UMKM kuliner.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mendorong agar CFD tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi ruang publik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Tanah Bumbu Yulian Herawati saat membacakan sambutan Bupati.

“CFD ini diharapkan menjadi wadah bagi warga untuk beraktivitas secara sehat, bersosialisasi, dan menikmati ruang publik bebas kendaraan, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal,” ujar Yulian.

Kehadiran pelaku UMKM menjadi salah satu bagian yang turut menarik perhatian masyarakat. Para pedagang lokal memanfaatkan tingginya aktivitas warga untuk memperkenalkan sekaligus menjual berbagai produk kuliner secara langsung.

Selain menjadi ruang untuk berolahraga dan berinteraksi, CFD juga dimanfaatkan sebagai sarana pelayanan masyarakat. Pasar murah dan donor darah digelar bersamaan sehingga warga dapat memperoleh berbagai layanan dalam satu kawasan.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berencana menjadikan CFD sebagai agenda berkelanjutan. Yulian Herawati mengatakan kegiatan tersebut diupayakan dapat digelar setiap bulan sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang publik sekaligus mendorong pola hidup sehat masyarakat.

Antusiasme warga turut menjadi dorongan agar kegiatan tersebut dapat dilanjutkan. Aty, warga Desa Kersik Putih, berharap CFD digelar secara rutin karena dapat menjadi alternatif aktivitas akhir pekan sekaligus membuka peluang bagi pedagang lokal.

Kegiatan CFD perdana berakhir sekitar pukul 10.00 WITA. Setelah warga meninggalkan lokasi, petugas gabungan dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP kembali membuka Jalan Dharma Praja untuk kendaraan bermotor.

Pelaksanaan CFD perdana tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mengembangkan ruang publik yang tidak hanya mendukung aktivitas olahraga, tetapi juga memperkuat interaksi sosial, pelayanan masyarakat, kepedulian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Artikel Terbaru