Tanah Bumbu Tampilkan Potensi Daerah Berbasis Digital di Kalsel Expo 2026

Facebook
Twitter
WhatsApp

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas promosi potensi daerah dalam Kalsel Expo 2026 di Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (12/8/2026).

Konsep digitalisasi yang diterapkan tidak hanya digunakan untuk transaksi melalui QRIS, tetapi juga menjadi pintu masuk informasi mengenai pariwisata, produk UMKM hingga peluang investasi di Kabupaten Tanah Bumbu.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais, menghadiri pembukaan Kalsel Expo 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.

Perwakilan stand Tanah Bumbu mengatakan konsep digitalisasi yang digunakan tahun ini merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya. Jika pengunjung sebelumnya mengisi buku tamu, kini akses informasi dilakukan melalui pemindaian QR code.

“Ya, di 2026 ini kita mengangkat digitalisasi terbaru. Dulu kita pakai buku tamu, tahun ini kita pakai scan QR. Nanti masyarakat juga bisa mengakses kawasan investasi, kemudian pariwisata, kemudian produk yang dijual di Kalsel Expo,” ujarnya.

Melalui sistem tersebut, informasi mengenai potensi Tanah Bumbu dapat diakses masyarakat kapan saja, termasuk setelah pelaksanaan expo berakhir. Pengunjung dapat melihat berbagai produk UMKM beserta alamat pelaku usaha yang ditampilkan dalam sistem digital tersebut.

Informasi pariwisata juga disajikan secara digital dengan menampilkan berbagai destinasi di Tanah Bumbu, di antaranya Pantai Angsana dan Pantai Sungai Cuka.

Sementara untuk sektor UMKM, pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai produk yang ditawarkan, alamat usaha, hingga akses menuju sejumlah platform e-commerce.

Digitalisasi juga diterapkan dalam promosi sektor investasi. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tanah Bumbu menampilkan informasi mengenai sejumlah kawasan yang memiliki potensi dan peluang investasi.

Selain penyediaan informasi digital, transaksi di stand Tanah Bumbu juga menggunakan QRIS. Pemkab Tanah Bumbu turut membawa sekitar 100 kilogram pentol melalui Dinas Perikanan untuk dibagikan secara gratis kepada pengunjung.

Bagi pengunjung yang ingin membawa produk pentol tersebut, pembayaran dapat dilakukan secara non-tunai menggunakan QRIS.

Dalam Kalsel Expo 2026, Tanah Bumbu menempati delapan stan dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah, yakni Diskumdagri, Dekranasda, DPMPTSP, Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan dan Diskominfosp.

Pemkab Tanah Bumbu juga menggandeng PT Jhonlin Agro Raya untuk memperkenalkan potensi industri daerah serta berbagai produk turunan kelapa sawit.

Promosi digital turut diperkuat melalui videotron yang menampilkan informasi dan visual mengenai perkembangan Kabupaten Tanah Bumbu.

Kalsel Expo 2026 menghadirkan 325 stan, termasuk 100 stan UMKM, dan berlangsung hingga 18 Agustus 2026.

Melalui konsep tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu tidak hanya menjadikan Kalsel Expo sebagai ajang pameran produk, tetapi juga sebagai sarana memperluas akses informasi dan promosi potensi daerah, khususnya sektor UMKM, pariwisata dan investasi melalui teknologi digital.

Artikel Terbaru