Mabes TNI Pantau Kesiapan Penanganan Karhutla di Tanah Bumbu

Facebook
Twitter
WhatsApp

BATULICIN – Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengapresiasi kesiapan Satgas Karhutla Kabupaten Tanah Bumbu dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Tim Satgas Karhutla Mabes TNI melakukan kunjungan dan monitoring kesiapan penanggulangan Karhutla di Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (2/9/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Tanah Bumbu, Batulicin.

Kunjungan tersebut diterima Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang diwakili Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu H Sulhadi atas arahan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif. Pertemuan juga melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP dan Damkar, serta jajaran terkait lainnya.

Dalam pemaparannya, H Sulhadi menyampaikan Kabupaten Tanah Bumbu masih menetapkan status Siaga Darurat Karhutla. Meski demikian, penanganan titik api dan kondisi wilayah hingga saat ini dilaporkan masih normal dan terkendali.

“Keberhasilan menjaga situasi kondusif ini merupakan buah dari penanganan terpadu yang solid antara unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP dan Damkar, relawan, serta komponen masyarakat lainnya,” ujar H Sulhadi.

Pimpinan Tim Satgas Karhutla Mabes TNI DR. dr. Hisnindarsyah mengatakan, penanggulangan Karhutla di Pulau Kalimantan menjadi perhatian pemerintah pusat. Menurutnya, ribuan prajurit TNI telah dikerahkan untuk membantu penanganan Karhutla di lapangan.

“Untuk mempercepat penanggulangan karhutla, ribuan prajurit TNI telah dikerahkan secara langsung ke lapangan guna membantu pemadaman dan penanggulangan bencana khususnya di Pulau Kalimantan,” tegasnya.

Berdasarkan pemantauan terhadap gelar peralatan dan laporan kesiapan personel, Tim Mabes TNI menilai Satgas Karhutla Tanah Bumbu berada dalam kondisi baik, terkoordinasi, dan siap melaksanakan aksi di lapangan.

Mabes TNI juga berharap soliditas lintas instansi terus dipertahankan sehingga penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat dan dampaknya dapat segera berakhir.

Artikel Terbaru