Pemkab Tanah Bumbu dan Bank Kalsel Luncurkan QRIS Dinamis untuk Pembayaran Pajak Daerah

Facebook
Twitter
WhatsApp

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersama Bank Kalsel meluncurkan layanan pembayaran pajak daerah menggunakan QRIS Dinamis Bank Kalsel. Inovasi tersebut dihadirkan untuk mempermudah masyarakat membayar kewajiban pajak sekaligus mendorong digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Peluncuran Roll Out Pembayaran Pajak Daerah melalui QRIS Dinamis Bank Kalsel berlangsung di Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (21/9/2026). Program ini menjadi bagian dari pengembangan layanan publik berbasis teknologi yang lebih mudah, cepat, aman, dan transparan.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais mengatakan, penerapan QRIS Dinamis merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Pembayaran pajak daerah melalui QRIS Dinamis Bank Kalsel merupakan sebuah langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada masyarakat,” ujar Eryanto Rais saat menyampaikan sambutan Bupati.

Menurutnya, kerja sama dengan Bank Kalsel tidak sebatas menghadirkan alternatif metode pembayaran. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk membangun ekosistem transaksi daerah yang semakin terintegrasi dengan pemanfaatan teknologi digital.

Digitalisasi pembayaran pajak diharapkan mendukung penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Sistem transaksi digital juga dinilai dapat membantu pengelolaan penerimaan daerah agar berlangsung lebih efektif, efisien, dan transparan.

Di sisi lain, perluasan penggunaan QRIS dalam aktivitas ekonomi masyarakat berpotensi memberikan manfaat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), seiring meningkatnya penggunaan transaksi non-tunai.

“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Bank Kalsel perlu terus diperkuat. Tidak berhenti pada peluncuran atau roll out hari ini saja, tetapi terus dikembangkan menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” kata Eryanto.

Pemkab Tanah Bumbu juga mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk terus membuka ruang inovasi berbasis teknologi, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan pendapatan daerah.

Penerapan QRIS Dinamis tersebut diharapkan berkembang menjadi bagian dari budaya kerja baru pemerintahan yang mengedepankan kemudahan, kecepatan, akuntabilitas, serta kebutuhan masyarakat.

Artikel Terbaru