Tanah Bumbu, 10 November 2025 – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, resmi mengukuhkan kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) periode 2025–2030 di Pendopo Kantor Bupati, Batulicin, Senin (10/11). Pengukuhan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama sebagai fondasi pembangunan sosial di Bumi Bersujud.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi menekankan peran strategis FKUB sebagai ruang dialog dan kolaborasi bagi pemeluk agama, untuk menjaga suasana damai, moderat, dan saling menghormati. Ia menilai Tanah Bumbu sebagai daerah yang tumbuh dengan nilai religius dan toleransi yang kuat, yang menjadi pijakan utama mewujudkan masyarakat maju, sejahtera, dan berakhlak mulia.
Bupati juga mendorong pengurus FKUB yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan integritas. “Jadikan forum ini bukan hanya simbol, tetapi wadah nyata yang menghadirkan solusi, kesejukan, dan kedamaian di tengah keberagaman Tanah Bumbu,” ujarnya. Ia berharap FKUB dapat menjadi mitra pemerintah dalam membina kerukunan sosial dan spiritual masyarakat.
Pengukuhan FKUB juga dimeriahkan dengan Tabligh Akbar bersama Al Habib Musthafa Bin Abdullah Alaydrus dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 2025. Ribuan jamaah dari berbagai wilayah menghadiri kegiatan ini, menciptakan suasana khidmat sekaligus mempererat semangat kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengingatkan bahwa nilai kepahlawanan tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan fisik, tetapi juga melalui tindakan sederhana yang menjaga persatuan, menebarkan kebaikan, dan memperkuat moral masyarakat. Ia mengajak warga meneladani para pahlawan dengan meningkatkan pengabdian, memperkuat persaudaraan, dan menjaga keutuhan kehidupan beragama.
Bupati menutup acara dengan harapan agar kehadiran Al Habib Musthafa dapat membawa pencerahan serta menambah keimanan masyarakat Tanah Bumbu, sekaligus menegaskan pentingnya merawat kerukunan sebagai warisan berharga demi masa depan daerah yang damai dan berkeadaban.