Disbudporapar Tanah Bumbu Gelar Bimtek 2025 Peningkatan Kompetensi Pemandu Wisata

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tour Guide Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2025 untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor pariwisata. Kegiatan berlangsung pada 10–11 Desember 2025 di Gedung Pemuda Kapet Batulicin dan diikuti lebih dari 50 peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Duta Wisata, serta pelaku dan pemerhati pariwisata di daerah.

Bimtek mengusung tema “Menguatkan Kompetensi Pemandu Wisata Menuju Pelayanan Kelas Dunia.” Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) H. Syamsuddin mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan pemandu wisata profesional yang mampu menjadi representasi citra daerah.

“Pemandu wisata tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memimpin lapangan, menjaga kenyamanan, keamanan, dan pengalaman wisatawan,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan, etika, dan sikap profesional dalam setiap layanan pariwisata. Dengan peningkatan kualitas SDM, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Bumbu diharapkan tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudporapar, Eddy Sukhrawardi, menambahkan bahwa peningkatan kualitas layanan menjadi kebutuhan mendesak seiring terbukanya peluang Tanah Bumbu sebagai destinasi wisata yang kompetitif. Materi bimtek mencakup peran pemandu sebagai pemimpin, pendidik, dan duta budaya, etiket dan profesionalisme industri pariwisata, serta penguatan kemampuan bahasa Inggris praktis. Selain itu, peserta dibekali strategi meningkatkan citra destinasi, kualitas interaksi budaya, dan pelayanan wisata berorientasi pada pengalaman pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap, melalui kegiatan ini, lahir pemandu wisata yang terampil, komunikatif, berwawasan budaya, dan mampu menjadi motor penggerak kemajuan pariwisata daerah menuju destinasi kelas dunia.