Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Luncurkan Beasiswa BerAksi dan Insentif Guru Sambut 2026

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif meluncurkan Program Beasiswa BerAksi sekaligus menyalurkan insentif bagi guru pondok pesantren, guru ngaji, dan guru majelis ta’lim, Rabu (31/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Al-Falah, Kecamatan Simpang Empat, dan dirangkai dengan doa bersama menyambut Tahun Baru 2026.

Peluncuran program di bidang pendidikan dan keagamaan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai keimanan dan ketakwaan. Rangkaian acara diawali dengan Shalat Maghrib berjamaah, dilanjutkan Shalat Hajat, Shalat Taubat, serta doa bersama yang dipimpin para ulama dan habaib.

Program Beasiswa BerAksi dirancang untuk memperluas akses pendidikan yang merata dan berkeadilan bagi masyarakat Tanah Bumbu. Pada tahap awal, sebanyak 12.591 siswa dari jenjang SD/MI hingga SMP/MTs tercatat sebagai penerima manfaat. Selain itu, beasiswa juga diberikan kepada santri pondok pesantren serta mahasiswa yang menempuh pendidikan di dalam maupun luar Provinsi Kalimantan Selatan, dengan total penerima sebanyak 280 orang.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa program beasiswa tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi daerah. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci dalam melahirkan generasi Tanah Bumbu yang berkompeten dan memiliki daya saing di masa depan.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menyalurkan insentif kepada 1.030 guru ngaji, guru pondok pesantren, dan guru majelis ta’lim. Insentif tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para pendidik keagamaan yang selama ini berperan aktif dalam membina akhlak umat dan membangun karakter masyarakat.

Bupati turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D., yang membersamai masyarakat Tanah Bumbu melalui doa dan tausiyah pada malam pergantian tahun. Ia menegaskan bahwa momentum tersebut dimaknai sebagai ikhtiar spiritual agar seluruh program pembangunan daerah senantiasa berada dalam lindungan dan ridha Allah SWT.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah oleh Ustadz Dr. H. Das’ad Latif yang menekankan makna Surah Al-‘Ashr sebagai pengingat pentingnya waktu untuk diisi dengan iman, amal saleh, kebenaran, dan kesabaran. Acara ditutup dengan Shalat Isya berjamaah dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.