Pemkab Tanah Bumbu Tingkatkan Keselamatan Jalan di Jalur Bypass Batulicin–Banjarbaru

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan melalui pemasangan Alat Penerangan Jalan Tenaga Surya, pagar pengaman, serta Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas di ruas strategis Jalan Bypass Batulicin–Banjarbaru–Batulicin. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur utama penghubung antardaerah.

Pemasangan fasilitas keselamatan jalan tersebut dilakukan secara bertahap, diawali dari Desa Tamunih yang merupakan wilayah perbatasan antara Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar. Sementara itu, pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas difokuskan di sekitar Jalan Kodeco, Simpang SPBU, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Perhubungan Tanah Bumbu Dwi Dibyo Raharjo menyampaikan bahwa penyediaan fasilitas tersebut bertujuan memberikan perlindungan maksimal bagi pengguna jalan, terutama pada malam hari dan di persimpangan dengan volume lalu lintas tinggi. Menurutnya, penerangan jalan tenaga surya berfungsi meningkatkan visibilitas pengendara, sementara pagar pengaman dan APILL berperan mengurangi potensi kecelakaan di titik-titik rawan.

“APJ tenaga surya memberikan penerangan optimal pada malam hari, sedangkan pagar pengaman dan APILL berfungsi untuk menekan risiko kecelakaan, khususnya di lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” ujar Dwi Dibyo Raharjo di Batulicin, Senin (19/1/2026).

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas keselamatan tersebut diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kualitas infrastruktur transportasi daerah yang berkelanjutan.

Pemasangan APJ tenaga surya, pagar pengaman, dan APILL tersebut merupakan bantuan teknis dari Pemerintah Pusat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Wilayah Kalimantan Selatan. Bantuan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem transportasi darat yang lebih aman dan tertata.

Sebelumnya, pada tahun 2025, Bupati Andi Rudi Latif telah mengajukan usulan peningkatan fasilitas keselamatan jalan kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, khususnya untuk ruas Jalan Bypass Banjarbaru–Batulicin yang dinilai memiliki tingkat kerawanan kecelakaan cukup tinggi dan minim sarana keselamatan. Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati bersama Kepala Dinas Perhubungan Tanah Bumbu dan diterima oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwaghandi, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Ahmad Yani, serta jajaran terkait.

Bupati menegaskan bahwa peningkatan fasilitas keselamatan jalan merupakan kebutuhan mendesak demi melindungi keselamatan masyarakat serta mendukung kelancaran mobilitas dan pembangunan daerah.