Bupati Andi Rudi Latif Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus pada Infrastruktur dan Ekonomi

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Pendopo Kantor Bupati, Batulicin, Rabu (25/3/2026). Forum ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah dengan fokus pada transformasi infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan Musrenbang merupakan simpul dari seluruh proses perencanaan pembangunan, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, yang selanjutnya diselaraskan dengan perangkat daerah dan aspirasi masyarakat. Ia menyebut forum ini sebagai ruang untuk menyepakati prioritas pembangunan sekaligus menyinkronkan program dengan kebijakan provinsi dan nasional.

Tema pembangunan 2027, “Transformasi Infrastruktur, Transformasi Ekonomi dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur dan Beradab”, diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, serta meningkatkan kualitas layanan publik melalui digitalisasi. Menurut Bupati, kombinasi ketiga aspek tersebut akan menciptakan ekosistem usaha yang sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati juga memaparkan capaian makro daerah yang menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2025 mencapai 75,09, termasuk kategori tinggi, dan menempati peringkat keempat di Kalimantan Selatan. Persentase penduduk miskin tercatat 3,13 persen, lebih rendah dari rata-rata provinsi dan nasional. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,52 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir, disertai peningkatan usia harapan hidup menjadi 74,44 tahun. Rata-rata lama sekolah tercatat 8,44 tahun dengan harapan lama sekolah 12,8 tahun.

Meski demikian, Bupati mengingatkan perangkat daerah untuk tetap cermat dalam menyusun program, terutama di tengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi dana transfer pusat. Perencanaan yang tepat dianggap penting untuk menghindari pergeseran anggaran yang berpotensi menghambat pelaksanaan program.

Pemerintah daerah menetapkan tujuh prioritas pembangunan 2027, meliputi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ketahanan pangan berbasis UMKM, pengembangan infrastruktur, penataan wilayah berkelanjutan, peningkatan prestasi seni budaya dan olahraga, serta tata kelola pemerintahan yang adaptif dan akuntabel.

Kegiatan ini juga menghadirkan Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Suprapti Tri Astuti, yang memaparkan arah kebijakan pembangunan provinsi 2027. Forum ditutup dengan silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, dan perangkat desa, bertepatan dengan suasana Idulfitri.