Andi Irmayani Rudi Latif Dorong Posyandu Jadi Pusat Layanan Terpadu

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Ketua Tim Penggerak Posyandu Kabupaten Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif membuka kegiatan Pembinaan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal di Kecamatan Teluk Kepayang, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pemenuhan hak dasar masyarakat.

Dalam arahannya, Andi Irmayani Rudi Latif menegaskan bahwa Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi telah berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup enam bidang pelayanan dasar. Enam Standar Pelayanan Minimal tersebut meliputi sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Menurutnya, perluasan peran tersebut menuntut kader Posyandu untuk lebih aktif dan responsif dalam melakukan pendataan, pemantauan, serta memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan dasar secara merata. Ia menyoroti sejumlah tantangan di lapangan, seperti stunting, kemiskinan, serta keterbatasan akses terhadap layanan publik.

Ia menekankan pentingnya pendataan yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan. Seluruh masyarakat di desa diharapkan terdata dengan baik agar tidak ada yang tertinggal dalam mendapatkan pelayanan.

Andi Irmayani juga menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang dinilai memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menyebut kader sebagai ujung tombak pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa.

Menutup kegiatan, ia berharap pembinaan ini mampu meningkatkan kapasitas kader sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor. Kolaborasi dinilai menjadi kunci dalam percepatan implementasi enam Standar Pelayanan Minimal guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Kegiatan tersebut diikuti kader Posyandu se-Kecamatan Teluk Kepayang dan dihadiri unsur perangkat kecamatan serta tokoh masyarakat setempat.