Tanah Bumbu Dorong Keseimbangan Pembangunan di Pengukuhan MUI Kalsel  2026–2031

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi dengan ulama guna mendorong pembangunan yang seimbang antara aspek fisik dan spiritual.

Hal tersebut disampaikan dalam pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan masa khidmat 2026–2031 yang berlangsung di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Selasa (21/4/2026).

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan ulama menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan harus mampu menghadirkan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pembinaan moral masyarakat.

Eryanto Rais berharap kolaborasi yang terjalin dapat memperkuat harmoni sosial serta melahirkan masyarakat yang sejahtera dan berakhlak.

Pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Selatan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum MUI Pusat KH Cholil Nafis dan dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Daerah I MUI Kalimantan Selatan Tahun 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman yang membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin. Dalam sambutannya, pemerintah provinsi menegaskan peran penting MUI sebagai mitra strategis dalam membina umat, memperkuat pendidikan karakter, serta menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika pembangunan.

Pengukuhan ini sekaligus menandai amanah baru bagi Ketua MUI Kalimantan Selatan KH Ahmad Syairazi dalam memimpin organisasi ke depan.

Diharapkan, kepengurusan baru mampu memperkuat kontribusi MUI dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing di Kalimantan Selatan.