TP PKK Tanbu Andi Irmayani Rudi Latif Dorong Peran Perempuan di Momentum Hari Kartini

Facebook
Twitter
WhatsApp

Batola – Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu Ny. Andi Irmayani Rudi Latif menghadiri Pertemuan 4 Bulanan TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan bersama TP PKK kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan di Halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini tersebut menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Ny. Andi Irmayani Rudi Latif menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak pembangunan, baik di lingkup keluarga maupun masyarakat.

Ia menilai semangat perjuangan R.A. Kartini harus terus diaktualisasikan melalui peningkatan kapasitas diri, kemandirian, serta partisipasi aktif perempuan di berbagai sektor.

Menurutnya, perempuan masa kini dituntut mampu menjadi agen perubahan yang berperan dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran kader PKK sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga. Keberadaan kader di tingkat akar rumput dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan program yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pertemuan ini juga menjadi forum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyelaraskan program kerja PKK antar kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Fathul Jannah Muhidin dalam arahannya mendorong perempuan untuk terus berkembang menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan kreatif tanpa meninggalkan nilai budaya serta agama.

Kegiatan berlangsung meriah dengan beragam rangkaian acara, termasuk fashion show yang diikuti para Ketua TP PKK kabupaten/kota bersama TP PKK Provinsi.

Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan produk unggulan khas Barito Kuala berupa tas anyaman purun tikus sebagai bagian dari upaya pelestarian kearifan lokal sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah.