Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini melalui percepatan implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Ruang Bersujud, Kantor Bupati Tanah Bumbu.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Putu Wisnu Wardhana menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkualitas.
“Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, satuan pendidikan, hingga masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, Amiludin, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi Wajib Belajar 13 Tahun yang mulai diterapkan secara nasional sejak 2025.
Menurutnya, pendidikan prasekolah menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter dan kesiapan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong perluasan akses PAUD, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta penguatan sarana dan prasarana pendidikan.
Rapat koordinasi ini juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta lembaga terkait di tingkat provinsi.
Melalui langkah ini, Pemkab Tanah Bumbu berharap implementasi program berjalan optimal dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sejak usia dini.