BANJARMASIN – Jhonlin Badminton Club (JBC) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga bulutangkis melalui penyelenggaraan Jhonlin Badminton Club VIII Open 2026 yang resmi dibuka di GOR EXCO, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (3/8/2026). Kejuaraan yang berlangsung hingga 8 Agustus 2026 ini diikuti sebanyak 630 atlet dari berbagai daerah di Indonesia dan untuk pertama kalinya digelar dengan format terbuka antarprovinsi sebagai upaya memperluas pembinaan atlet sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi bulutangkis nasional.
Ketua Pelaksana JBC VIII Open 2026, Noor Akhmadi, mengatakan penyelenggaraan tahun ini menjadi langkah baru bagi Jhonlin Badminton Club dalam memperluas pembinaan atlet. Untuk pertama kalinya, turnamen digelar dengan format terbuka antarprovinsi sehingga memberi kesempatan lebih banyak kepada klub-klub bulutangkis dari berbagai daerah di Indonesia untuk berpartisipasi.
“Kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas kepada atlet dari berbagai daerah untuk bertanding dan berkembang bersama. Semoga JBC Open terus tumbuh menjadi kejuaraan yang dinantikan setiap tahun,” ujarnya.
Menurut Noor, semakin banyak atlet yang terlibat, semakin besar pula peluang terciptanya persaingan yang sehat dan berkualitas. Selain mengejar prestasi, turnamen ini juga menjadi ruang bagi para atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding serta memperluas jaringan pertemanan dengan sesama pebulu tangkis dari berbagai daerah.
Ia menambahkan, Banjarmasin dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan berdasarkan masukan dari peserta pada penyelenggaraan sebelumnya. Akses menuju kota ini dinilai lebih mudah sehingga memudahkan mobilitas atlet maupun official.
Kejuaraan Jhonlin Badminton Club VIII Open 2026 mempertandingkan nomor tunggal dan ganda pada kategori Pra-Usia Dini, Usia Dini, Anak-Anak, Pemula, Remaja, hingga Dewasa/Umum untuk nomor ganda yang dibatasi sebanyak 32 pasangan.
Komitmen Jhonlin Badminton Club dalam membina olahraga bulutangkis mendapat apresiasi dari Sekretaris Pengurus Provinsi PBSI Kalimantan Selatan, Nor Efansyah. Menurutnya, konsistensi JBC menggelar turnamen setiap tahun menjadi kontribusi nyata dalam mencetak atlet-atlet potensial.
“Kami sangat berterima kasih kepada Jhonlin yang konsisten membina atlet, khususnya di Kalimantan Selatan. Harapan kita bersama, dari ajang ini lahir atlet-atlet pelapis yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” katanya.

Section Head External Relation PT Jhonlin Group, Ali Khalid Atmanegara, turut mengapresiasi penyelenggaraan turnamen di GOR EXCO. Menurutnya, arena tersebut memiliki fasilitas yang representatif dan mampu mendukung pelaksanaan kejuaraan berskala besar.
Sementara itu, pemilik GOR EXCO, Eko Widadi, menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya. Ia mengungkapkan rencana untuk memperluas area gedung agar semakin memenuhi standar penyelenggaraan dan memberikan kenyamanan lebih bagi para atlet.
Di akhir kegiatan, Pembina Jhonlin Badminton Club, A.G. Hartantono, mengatakan kejuaraan Jhonlin Badminton Club VIII Open 2026 menjadi momentum penting untuk memberikan ruang bagi para atlet mengembangkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Menurutnya, setiap pertandingan merupakan proses pembelajaran yang akan membentuk karakter, mental, dan daya saing atlet.
“Kami percaya setiap atlet membutuhkan kesempatan untuk terus belajar dan berkembang. Melalui Jhonlin Badminton Club VIII Open 2026, mereka tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membangun mental bertanding, menambah pengalaman, dan belajar menghargai setiap proses. Kami berharap ajang ini melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan dan Indonesia,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan Jhonlin Badminton Club VIII Open 2026, Jhonlin Badminton Club berharap turnamen ini terus berkembang menjadi agenda tahunan berskala nasional. Lebih dari sekadar kompetisi, kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan generasi pebulu tangkis berprestasi dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.