45 Capaska Tanah Bumbu Ikuti Diklat Dua Pekan, Dibekali Kepemimpinan hingga Public Speaking

Facebook
Twitter
WhatsApp

BATULICIN – Sebanyak 45 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten Tanah Bumbu menjalani pendidikan dan pelatihan intensif sebagai persiapan mengemban tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka Angkatan XXIII Tahun 2026 tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) selama dua pekan, mulai 4 hingga 18 Agustus 2026.

Ke-45 Capaska merupakan pelajar terpilih dari berbagai wilayah di Tanah Bumbu yang terdiri atas 27 putra dan 18 putri. Selain menjalani pembinaan fisik dan latihan baris-berbaris setiap hari di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, mereka juga mendapat pembekalan untuk memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, hingga kemampuan berkomunikasi.

Kepala Badan Kesbangpol Tanah Bumbu, Nahrul Fajeri, mengatakan pembinaan Paskibraka tidak hanya diarahkan untuk mempersiapkan peserta menjalankan prosesi pengibaran dan penurunan bendera.

“Kalian adalah putra-putri terbaik yang terpilih membawa amanah besar daerah. Manfaatkan setiap detik di diklat ini untuk menyerap ilmu, melatih kedisiplinan, serta menjaga kekompakan,” ujar Nahrul.

Pembekalan peserta juga dilakukan pada malam hari di Hotel Wisata Hilmar. Dalam kegiatan tersebut, Capaska mendapat materi wawasan kebangsaan yang disampaikan Novi Bagus Irawan dan Kapten Inf. Wahyono untuk memperkuat nasionalisme dan patriotisme.

Materi kepemimpinan turut diberikan oleh Polres Tanah Bumbu. Sementara materi mengenai peran generasi muda dalam pembangunan daerah disampaikan Rusniansyah melalui Ketua KNPI Kabupaten Tanah Bumbu Andi Rustianto.

Para peserta juga dibekali kemampuan public speaking oleh Ilham Bahari, Debater Nasional dan Tokoh Pemuda Kalsel. Materi menulis dan berpikir kritis diberikan Puja Mandela dari Rumah Pena Tanah Bumbu.

Rangkaian pembinaan kemudian ditutup dengan tradisi sholat hajat bersama sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon kelancaran, keselamatan, dan kesuksesan para Capaska dalam menjalankan tugas pada 17 Agustus 2026.

Melalui rangkaian diklat tersebut, para Capaska tidak hanya dipersiapkan dari sisi kemampuan teknis, tetapi juga dibentuk menjadi generasi muda yang disiplin, berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.

Artikel Terbaru