Bupati Tanah Bumbu Tegaskan Komitmen Wujudkan Keamanan Pangan

Facebook
Twitter
WhatsApp

BATULICIN – SDN 2 Sepunggur, Kabupaten Tanah Bumbu, berhasil meraih Juara 1 Lomba Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan kategori Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) Regional Tengah Tahun 2026.

Penghargaan tersebut disampaikan dalam Pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa) yang digelar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Selasa (20/10/2026), dengan tema “Bersinergi untuk Pangan Aman, Berinovasi untuk Pangan Aman”.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen mewujudkan keamanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Upaya tersebut sejalan dengan Misi Tanah Bumbu 2025–2030, yaitu meningkatkan pelayanan kesehatan demi terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Sementara itu, Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menekankan pentingnya menjadikan keamanan pangan sebagai prioritas dalam setiap tahapan penyediaan hingga konsumsi.

Menurutnya, pangan yang tidak aman tidak hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat menghambat pembangunan sosial ekonomi, meningkatkan beban sistem pelayanan kesehatan, serta merugikan sektor perdagangan dan pariwisata.

Dalam pertemuan tersebut, BPOM juga memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah, desa, pasar, sekolah, kader keamanan pangan, serta unit pelaksana teknis (UPT) BPOM. Apresiasi ini diharapkan dapat mendorong penerapan praktik baik dan memperluas keterlibatan berbagai pihak dalam membangun budaya keamanan pangan di seluruh Indonesia.

Prestasi SDN 2 Sepunggur menjadi salah satu bentuk kontribusi Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung pembudayaan keamanan pangan, khususnya di lingkungan pendidikan.

Melalui sinergi pemerintah dan masyarakat, upaya membangun kesadaran terhadap pangan yang aman diharapkan semakin kuat sehingga dapat mendukung kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Artikel Terbaru