Tabligh Akbar di Angsana, Bupati Tanah Bumbu Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Facebook
Twitter
WhatsApp

ANGSANA – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Tabligh Akbar sebagai bagian dari rangkaian Aksi Sinergitas Merah Putih di Lapangan Kantor Kecamatan Angsana, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang menghadirkan Ustadz Hasan Al-Majester tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyampaikan bahwa Tabligh Akbar menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah dan meneguhkan persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan sebagai modal penting dalam membangun Tanah Bumbu.

“Pemerintah daerah bersama masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi untuk menciptakan lingkungan yang religius, kondusif, dan terus bergerak menuju kemajuan,” ujarnya.

Aksi Sinergitas Merah Putih merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersama berbagai unsur terkait untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah, cepat, dan responsif bagi masyarakat. Berbagai layanan dan informasi publik disediakan secara terpadu, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, sosial, perizinan dan informasi pemerintahan, SIM dan Samsat Keliling, hingga layanan haji dan umrah.

Kegiatan ini juga diisi dengan senam sehat, Jumat Bersih dan penukaran sampah dengan sembako, perpustakaan keliling, serta pasar pangan murah. Berbagai layanan dan edukasi turut dihadirkan sesuai kebutuhan masyarakat, termasuk untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat dan kepedulian terhadap lingkungan.

Selain pelayanan publik, Aksi Sinergitas Merah Putih turut memberikan ruang bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui kegiatan ini, pelaku usaha lokal dapat memperkenalkan produk, memperluas pasar, serta membangun jejaring dan kolaborasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah melalui Bank Kalsel telah menyiapkan program pinjaman tanpa bunga bagi UMKM. Program ini diharapkan dapat mendukung pelaku usaha agar semakin berkembang, mandiri, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diminta tidak membakar lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Pencegahan karhutla, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan kewaspadaan seluruh pihak. Melalui sinergi pemerintah dan masyarakat, upaya menjaga lingkungan sekaligus melindungi keselamatan warga diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Artikel Terbaru