Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya dalam mempercepat penurunan stunting melalui Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Tematik Stunting 2026 yang digelar di Hotel Ebony, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, mewakili Bupati Andi Rudi Latif.
Dalam forum tersebut, pemerintah daerah mendorong perumusan langkah strategis yang terintegrasi guna menekan angka stunting secara signifikan. Eryanto Rais menekankan bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi isu multidimensi yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia, produktivitas masyarakat, serta daya saing daerah di masa depan.
“Percepatan penurunan stunting menjadi prioritas nasional, sehingga pemerintah daerah memegang peran penting dalam memastikan implementasi program berjalan efektif, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Upaya ini tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Sinergi lintas sektor mencakup kesehatan, pendidikan, sanitasi, ketahanan pangan, perlindungan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat. Penguatan basis data dan analisis situasi stunting juga dianggap krusial agar kebijakan yang disusun berbasis kondisi riil di lapangan.
Eryanto berharap forum ini menghasilkan rumusan program percepatan penurunan stunting yang lebih terarah dan terintegrasi, sekaligus menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen dan kerja sama dalam menurunkan prevalensi stunting di Tanah Bumbu secara berkelanjutan.
Kegiatan Pra Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama lintas sektor. Langkah ini diharapkan memperkuat koordinasi sekaligus memastikan setiap program yang dirancang berjalan optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat.