TANAH BUMBU – Perayaan anniversary ke-3 UMKM Bandara Bersujud diisi dengan kegiatan sosial melalui pembagian 355 kupon belanja kepada guru dan murid taman kanak-kanak (TK). Kegiatan yang diinisiasi Ikatan Persaudaraan Pedagang (IPP) Bandara Bersujud ini berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Bandara Bersujud, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Setiap kupon memiliki nilai belanja Rp20.000. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian para pedagang sekaligus momentum mempererat kebersamaan dengan masyarakat di sekitar Bandara Bersujud.
Pembagian kupon melibatkan tiga lembaga pendidikan, yakni TK Jhonlin Pertiwi, TK Kodeco, dan TK Muhammadiyah Borneo. Melalui kegiatan ini, para pedagang ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak dan guru, sekaligus memperkenalkan UMKM Bandara Bersujud sebagai ruang aktivitas usaha dan interaksi masyarakat.
Wakil Ketua IPP Bandara Bersujud, M. Sholeh, mengatakan kegiatan berbagi tersebut merupakan ungkapan syukur para pedagang atas perjalanan komunitas yang telah memasuki tahun ketiga.
“Anniversary ke-3 UMKM Bandara Bersujud ini kami isi dengan membagikan kupon belanja kepada guru dan anak-anak supaya kita bisa berbagi. Terima kasih kepada rekan-rekan pedagang atas dukungan dan partisipasinya. Kami berharap masyarakat juga berkenan datang dan meramaikan Bandara Bersujud,” ujarnya.
IPP Bandara Bersujud berada di bawah naungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Jhonlin Group. Komunitas ini menaungi sekitar 150 pedagang yang mengelola dana kas secara mandiri untuk mendukung kegiatan bersama, termasuk aktivitas sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Section Head External Relation Jhonlin Group sekaligus Pembina UMKM Bandara Bersujud, Ali Khalid Atmanegara, mengapresiasi inisiatif para pedagang yang menjadikan perayaan anniversary sebagai kesempatan untuk berbagi.
Menurutnya, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa peran UMKM tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian sosial dan semangat gotong royong.
“Hal yang membanggakan dari kegiatan ini adalah inisiatif para pedagang untuk berbagi dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak serta para guru. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan di UMKM Bandara Bersujud tidak hanya terbangun dalam kegiatan usaha, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama. Kami berharap gerakan sosial seperti ini terus tumbuh, menjadi budaya positif di kalangan pedagang, dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Khalid.
Apresiasi juga disampaikan Wiwin, orang tua Khalisa dari TK Muhammadiyah Borneo. Ia berterima kasih atas pembagian kupon belanja dan berharap kegiatan serupa dapat kembali diselenggarakan.
“Terima kasih sudah mengadakan acara pembagian kupon belanja. Kami berharap bakal ada event-event lagi di Bandara Bersujud, khususnya untuk anak-anak. Untuk semua pedagang, semoga semakin solid dan makin ramai pengunjung,” kata Wiwin.
Memasuki usia tiga tahun, UMKM Bandara Bersujud menjadikan perayaan ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan sekaligus memperluas manfaat bagi lingkungan sekitar. Melalui inisiatif para pedagang, Bandara Bersujud diharapkan tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga ruang tumbuhnya kebersamaan dan kepedulian sosial.