Pemkab Tanah Bumbu Tanamkan Nilai Pancasila pada Generasi Muda

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Sosialisasi Bela Negara, Karakter Bangsa, Bhinneka Tunggal Ika, dan Kewarganegaraan di Era Digitalisasi yang dilaksanakan di MTs Nurul Wathan dan MA Nurul Wathan, Desa Sepakat, Kecamatan Mantewe, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat semangat nasionalisme sekaligus membentuk karakter generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Bakesbangpol Nahrul Fajeri menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. Ia menekankan bahwa nilai-nilai kebangsaan harus terus ditanamkan sejak dini agar tidak tergerus arus globalisasi.

Sosialisasi ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk memahami dan mengamalkan nilai Pancasila, semangat Proklamasi Kemerdekaan, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di ruang digital yang kini menjadi bagian penting dalam interaksi sosial generasi muda.

Kabid Kesatuan Bangsa pada Bakesbangpol Tanah Bumbu Ida Romundang Lubis dalam pemaparannya menyoroti tantangan era digital seperti penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, cyberbullying, hingga potensi polarisasi di media sosial. Ia mengingatkan pentingnya literasi digital agar pelajar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

“Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita untuk tetap bersatu walaupun berbeda. Sikap toleransi harus tetap dijaga, termasuk di dunia maya,” ujarnya.

Narasumber lainnya, Kasubbid Kewaspadaan Dini dan Penanganan Konflik Sosial Fatmadi Anas, juga menekankan pentingnya pemanfaatan internet secara positif, seperti untuk meningkatkan kreativitas, prestasi, dan penguatan karakter generasi muda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekcam Mantewe, UPTD Dinas KB, Kemenag, Puskesmas Mantewe, Kepala Desa Sepakat beserta Ketua PKK dan jajaran, Ketua Yayasan, para guru, serta siswa-siswi MTs dan MA. Acara berlangsung tertib, interaktif, dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.