Pemkab Tanah Bumbu Apresiasi Kreativitas Siswa SLB di Akhir Tahun Pembelajaran

Facebook
Twitter
WhatsApp

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh anak melalui kegiatan Pentas Seni dan Apresiasi Akhir Tahun Pembelajaran 2025/2026 Sekolah Luar Biasa Negeri Tanah Bumbu, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula SLB Negeri Tanah Bumbu itu dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Andrianto Wicaksono, mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif.

Acara yang menjadi momentum perpisahan bagi para siswa tersebut berlangsung penuh haru sekaligus membanggakan. Para orang tua, guru, dan tamu undangan disuguhi berbagai penampilan seni dari peserta didik berkebutuhan khusus, mulai dari tari tradisional, vokal, hingga pantomim yang ditampilkan dengan penuh percaya diri.

Selain pentas seni, kegiatan juga dirangkaikan dengan bazar yang menampilkan hasil karya kreatif para siswa. Produk kerajinan tangan yang dipamerkan sekaligus dipasarkan menjadi bukti kemampuan, kreativitas, dan kemandirian peserta didik.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Andrianto Wicaksono, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SLB Negeri Tanah Bumbu atas dedikasi dan komitmen dalam mendidik peserta didik dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Ia menyebut, pentas seni tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial penutup tahun pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menampilkan kemampuan, bakat, dan kreativitas yang dimiliki.

“Melalui penampilan seni, kita dapat menyaksikan bahwa setiap anak memiliki keistimewaan, kemampuan, dan kesempatan yang sama untuk berkarya, berprestasi, serta memberikan inspirasi bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, lanjutnya, akan terus mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif agar seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, dan berdaya saing.

Sementara itu, perwakilan Komite Sekolah Heriyanto turut menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah mengabdikan diri dalam mendidik siswa dengan penuh kesabaran dan ketulusan.

Pentas Seni dan Apresiasi Akhir Tahun tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk terus berprestasi. Dengan dukungan keluarga, tenaga pendidik, dan pemerintah daerah, mereka mampu menunjukkan potensi terbaik sekaligus menginspirasi pentingnya lingkungan pendidikan yang inklusif dan ramah bagi semua.